Tidak semua kebahagiaan menurut kita itu bisa kita paksakan. Terkadang, kita harus bisa menerima setiap kondisi yang ada di sekitar kita. Memaksakan kehendak kita pada keadaan akan semakin membuat kita menjadi orang yang tidak tahu bersyukur. Memang berat pada awalnya, namun jika kita sudah terbiasa melakukannya, sedikit demi sedikit kita akan menjadi makhluk yang tahu diri dan pandai berterima kasih kepada Tuhan.
Memang semua itu adalah teori yang mudah dibaca namun sulit untuk dipraktekkan. Tapi bukankah tidak ada alasan bagi kita untuk takut mencobanya? Kebanyakan dari kita lebih sering melihat dan pasrah, tanpa ada upaya untuk mewujudkan keikhlasan yang sebenarnya. Mulai dari hati kita mau menerima hal yang tidak kita inginkan tapi harus terjadi, itu adalah awal bagi kita untuk belajar ilmu ikhlas.
Namun, ada kalanya kita berhati-hati akan apa yang namanya menerima keadaan. Kalau memang kita memiliki kesempatan untuk mengubah keadaan yang tidak kita sukai, mengapa kita tidak mencobanya? Jangan sampai menjadi orang yang "terlalu" pasrah, karena itu hanya akan menjadikan kita mayat hidup yang akan selalu menerima apa saja perlakuan orang, tanpa kata "tidak".
![]() |
| by : Dipti |
Menolak keadaan memang buruk, tapi merubahnya bukanlah hal yang harus kita hindari. Bersabar, ikhlas, berjuang, dan berdo'a. Semoga kita semua bisa melakukan itu semua.
