Friday, January 10, 2014

Allah, Tempat Curhat Terbaik

Masih saja belajar untuk bisa ikhlas, ikhlas itu sangat sulit ya ternyata? Kita harus bisa menahan ego kita untuk marah, harus bersabar dengan kondisi apapun, lebih sabar terhadap siapapun, dan yang terpenting jangan pernah mengeluh, karena mengeluh merupakan salah satu indikasi kalau kita tidak ikhlas.

Sungguh malu kalau ingat berapa banyak kata keluhan yang aku ucapkan setiap harinya, protes dengan segala keadaan yang ada, dan selalu menuntut keadilan padahal apa yang terjadi pada kita adalah keadilan sejati dari Sang Maha Adil.

Bahkan ketika aku sudah merasa benar dan berontak pada orang sekitarku, itu sudah jadi indikasi kalau aku gagal untuk ikhlas. Aku masih belum bisa ikhlas menerima segala situasi. Bahkan lebih parah, bisa jadi aku sudah berlaku sombong!

Namun aku masih bersyukur, karena aku masih memiliki tempat curahan hati teraman dan ternyaman di dunia. Dengan hanya bangun di sepertiga malam, mengambil air wudlu, dan bersimpuh di hadapan Sang Maha Kuasa, Insyaallah hati kita akan tenang.

Bukan hanya tempat curhat, Allah juga akan membantu kita untuk menjaga hati, mengajari kita untuk selalu ikhlas, dan selalu ada untuk kita. Terima kasih Ya Allah...

Monday, December 9, 2013

Give Up or Wake Up ?

Salah satu masa yang paling surem itu waktu kita udah berusaha semaksimal mungkin (maksimal versi kita) untuk mencapai sesuatu, tapi ternyata hasilnya belum juga keliatan. Padahal udah lamaaaa banget kita ngusahain buat hal itu.

Dalam kondisi itu, kita pasti akan dihadepin sama pilihan nyerah atau terus lanjut sampai kita bener-bener yakin kalau kita udah ada di akhir perjuangan (ceilee). Di sinilah kedewasaan kita diuji. Gimana cara kita untuk mengambil sikap, berpegang teguh dengan sikap yang kita ambil, serta keberanian untuk menanggung segala resiko dari keputusan yang akan kita buat. Dan semua itu gak gampang.

Satu demi satu keraguan bakal muncul di pikiran dan hati kita. Keraguan itu gak hanya ditimbulin dari diri kita sendiri, tapi dari orang lain juga bisa. Tergantung kita nyikapinnya gimana. Dan jujur, sampai sekarang aku masih sampai pada titik keraguan ini. 

Ketika aku udah mutusin buat nyerah, selalu adaaaa aja hal yang bikin aku berpikir dua kali untuk ngambil keputusan ini. Tapi ketika semangatku udah bangkit, rasa jenuh dan muak bikin pengen nyerah dan ambil jalan kebahagiaan lain. What should I do?!!

Sejauh ini, hal paling mujarab untuk menjaga semangatku adalah curhat sama Allah. Bukannya mau sok agamis atau apa, tapi emang curhat sama Allah bisa nenangin diri lhow. Bangun di sepertiga malam, ambil wudlu, sholat tahajud, minta petunjuk sama Allah, dan Allah itu Maha Pemberi Petunjuk! Dijamin hati bakalan tentram dan damai. :-)

Give Up or Wake Up? Nyerah atau bangun dan melangkah lagi untuk apa yang aku perjuangkan. Secepat mungkin aku harus ambil langkah biar ntar kalau seandainya sakit hati, bisa lebih gampang nyembuhinnya. :-)

Terkadang nyerah itu bukan hal yang buruk kok. Kalau emang nyerah bisa bikin kita lebih happy, why not? Tapi dengan syarat, habis nyerah kita bangkit lagi buat ngelanjutin hidup kita. Because for me, life is not about on choice. Apa emang harus nyerah ya?


Wednesday, December 4, 2013

Mirror

Mencintai diri sendiri itu merupakan suatu keharusan bagi kita sebagai manusia. Kenapa? Karena kalau kita masih belum bisa mencintai diri kita sendiri, kita tidak akan bisa memaksa orang lain untuk mencintai kita.


by : dipu

Tuesday, November 26, 2013

It is ME

Ketika kita sudah terbiasa menghadapi masalah yang sangat sulit, maka kita tidak akan pernah mengenal kata menyerah. Hal ini bisa aku ungkapkan karena aku sudah mengalaminya. Mungkin masih banyak orang yang memiliki masalah yang lebih besar dari masalahku, tapi bagiku, masalah terbesar yang telah aku lalui sudah berakhir dan hingga sekarang, tidak ada lagi masalah seperti itu lagi.

Memang tidak mudah untuk bisa bangkit dari keterpurukan, tapi kita tidak punya pilihan lain selain merangkak ke arah cahaya, dan mulai belajar untuk berjalan dengan tegap. Memang kaki akan terasa ngilu dan sakit. Tapi hal ini lebih baik daripada kita hanya terdiam dan meratapi nasib. Nothing to lose.

Ketika aku sedang berjuang, dan aku merasa apa yang aku perjuangkan akan berakhir dengan sia-sia, maka hal pertama yang akan aku lakukan adalah meletakkan segala harapanku, bersiap untuk rasa sakit, dan menyerah. Hal yang tidak pantas untuk diperjuangkan tidak perlu kita kejar dengan sekuat tenaga. Kalau bisa memilih, aku akan lebih memilih diam dan menjalani kehidupan dengan tenang daripada mengejar ketidakpastian.

"Aku bukanlah dzat lemah yang tidak bisa berbuat apa-apa. Jangan berpikir hanya karena aku bersandar kepadamu akhir-akhir ini, lalu kau sudah bisa memperlakukanku seenaknya. Jangan salah, bila kau sudah mengusik egoku, maka keberadaanmu bisa aku lenyapkan dengan sekejap dari kehidupanku".

by : dipu

Sunday, November 24, 2013

24 Years Old, Do'a ku

Gak kerasa usiaku sudah menginjak 24 tahun, hampir 1/4 abad (berasa tua) niiiih... Banyak sekali hal yang terjadi di tahun-tahun kemarin. Semoga semua hal itu bisa mendewasakanku. :-)

Sebagai manusia, aku pasti memiliki harapan. Sudah banyak harapan yang telah aku wujudkan, tapi lebih banyak lagi harapan yang belum jadi kenyataan, sifat dasar manusia, "tidak akan pernah merasa puas"

Untuk penutup di hari bahagiaku ini, ada do'a yang ingin aku panjatkan.


Ya Allah,
Terima kasih atas segala nikmat yang telah Engkau berikan
Tanpa-Mu, aku bukanlah siapa-siapa
Engkau yang selalu mengerti semua hal yang baik untukku
Membimbingku dengan berbagai cara-Mu yang unik
Aku sungguh bersyukur atas segalanya

Hamba mohon,
Tetaplah beri petunjuk atas segala langkah yang ingin hamba ambil
Mampukanlah hamba agar bisa membahagiakan orang-orang yang hamba sayangi
Terangilah jalan hamba, agar selalu lurus di garismu
Karena Engkau adalah Maha Pemberi Petunjuk

Amiin...